Selasa, 09 Februari 2016

Persiapan Sebelum Melangsungkan Pernikahan

Judul buku      : Menikah, Memuliakan Sunnah
Penulis             : Moh. Fauzil Adhim, Salim A. Fillah, dkk
Penerbit           : Pro-U Media
Tebal buku      : 188 halaman
Ukuran            : 15x21 cm
ISBN               : 978-602-7820-02-9

Menikah adalah dambaan setiap insan yang ingin meneladani kehidupan Rasulullah SAW. Begitu pentingnya menikah, Nabi sampai berpesan dalam sabdanya, “Menikah adalah Sunnahku, barang siapa tidak mengamalkan Sunnahku berarti bukan dari golonganku. Hendaklah kalian menikah, sunggu dengan jumlah kalian aku akan berbanyak-banyak umat. Siapa memiliki kemampuan harta hendaklah menikah, dan siapa yang tidak hendaknya berpuasa karena puasa itu merupakan tameng.” (HR. Ibnu Majah)

Buku ini menyajikan banyak kisah yang sangat menginsprasi bagi siapa saja yang sedang mempersiapkan pernikahan. Di dalamnya terdapat petuah-petuah tentang pernikahan dari beberapa penulis seperti dari Mohammad Fauzil Adhim, nasihat dari Ustaz Salim A. Fillah, motivasi dari Pak Solikhin Abu Izzudin, dan wejangan dari ustaz-ustaz lainnya.

Pernikahan merupakan institusi agung yang berguna untuk mengikat dan menyatukan dua insan lawan jenis dalam satu ikatan keluarga. Ikatan pernikahan bukanlah ikatan main-main karena dalam Al-Quran diistilahkan dengan mitsaaqan ghaliizhan, artinya perjanjian agung atau sumpah setia. Maka pada bab ‘Ada Tanya yang Mesti Kita Jawab’ karya Mas Udik Abdullah dijelaskan lima hal yang perlu dipersiapan agar pasangan dapat mencapai rumahtangga yang sakinah, mawada, warahmah.

Pertama, ilmu. Ilmu ibarat cahaya tatkala kita berada dalam kegelapan. Sehingga ilmu menjadi pedoman sekaligus kendaraan bagi kita untuk bisa mencapai tujuan dengan selamat. Dijelaskan dalam QS. A-Israa’ (17):36 “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabanya.”

Kedua, iman dan takwa. Iman dan takwa yang mantap ibarat tongkat pegangan yang akan menuntun seseorang untuk menetapkan kriteria calonnya bukan atas dasar pertimbangan duniawi. Jika iman dan takwanya berkualitas, niscaya ia hanya akan mencari pasangan yang seiman dan setakwa, tentunya dengan tingkat kesalihan yang baik.

Ketiga, mental. Persiapan mental tidak boleh dipandang sebelah mata. Persiapan ini sangat penting karena pasangan akan memasuki tempat dan dunia yang baru serta meninggalkan lingkungan yang lama.

Keempat, finansial. Kita tidak bisa memungkiri bahwa harta juga merupakan hal yang penting dalam berumah tangga, walaupun bukan segalanya. Islam tidak menghendaki kita untuk berpikiran materialistis. Akan tetapi, bagi seorang suami yang akan mengemban amanah sebagai kepala keluarga, yang lebih diutamakan adalah kesiapan diri untuk menafkahi. Minimal mempunyai mental dan keinginan kuat untuk mencari nafkah. Sedangkan bagi wanita yang paling utama adalah kesiapan untuk mengelola keuangan keluarga. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nahl (16): 72 “Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rizki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka berikan kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?”

Kelima, fisik. Menikah juga membutuhkan persiapan fisik yang prima. Maka, sebaiknya sebelum melangsungkan pernikahan lebih dulu melakukan perawatan tubuh dengan sebaik-baiknya agar penampilan lebih fit.  Dianjurkan pula berolahraga yang cukup agar fisik dalam kondisi bugar ketika menikah.

Selain lima persiapan sebelum melangsung pernikahan di atas, masih ada banyak wejangan yang dapat menjadi bekal bagi para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Bahkan pada bab akhir juga disajikan penjelasan tentang kehadiran anak yang menuntut komitmen dari pasangan suami istri.

Buku ini tepat untuk dijadikan referensi bagi para calon pengantin sebelum menikah. Namun, di dalamnya belum banyak disajikan contoh kehidupan sehari-hari tentang gambaran kehidupan berumahtangga. Gambaran tentang konflik, lika-liku berumah tangga, cara mengatasi, dan bagaimana menuju keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah belum banyak disajikan. Maka, para pembaca sebaiknya juga membaca referensi lain agar dapat menambah pengetahuan untuk memuliakan sunnah pernikahan. (*)



oleh: Fitri Nurhayati  

1 komentar:

  1. Ingin bermain Judi Online dengan Aman dan Nyaman?
    Segera bergabung bersama S128Cash Situs Judi Online Terbaik dan Teraman di Indonesia.
    Isi waktu luang Anda bersama kami dan Raih kemenangan Anda hingga mendapatkan Bonus-bonus menarik yang tersedia, seperti :
    - BONUS NEW MEMBER 10%
    - BONUS DEPOSIT SETIAP HARI 5%
    - BONUS CASHBACK 10%
    - BONUS 7x KEMENANGAN BERUNTUN !!

    Hanya dengan minimal modal Rp 25.000,- Anda sudah bisa memainkan semua permainan yang tersedia, yaitu :
    - Sportsbook
    - Live Casino
    - Sabung Ayam Online
    - IDN Poker
    - Slot Games Online
    - Tembak Ikan Online
    - Klik4D

    Apalagi yang Anda tunggu? Segera daftarkan diri Anda bersama kami dan jangan lupa mengajak teman Anda bergabung, karena Anda bisa mendapatkan bonus yang berlimpah !!
    Hubungi kami :
    - Livechat : Live Chat Judi Online
    - WhatsApp : 081910053031

    Link Alternatif :
    - http://www.s128cash.biz

    Judi Bola

    Judi Bola Online Terpercaya

    BalasHapus