Kamis, 19 Januari 2012

Hukum Alam


sudah menjadi hukum alam
bertemu dan berpisah itu adat manusia biasa
dengan ikatan yang semakin rapuh ini
kita perlu akur dengan suaratan
bukan cinta yang memisahkan kita
bukan cumbu rayu yang membuat kita rindu
namun pada hakikatnya takdir yang tak memihak pada kita

Semesta


Cinta…
Kembalilah ke puri ini
Satu semesta mungil yang mampu melihat bumi
Kalau aku mau membentangkannya
Inilah nirwana yang mampu menampung perasaan kita
Bumi punya langit sebagai jendela terhadap galaksi maha luas
Yang berjaya dalam misteri
Jendelaku adalah carik-carik kertas
Berisi daftar pertanyaan tentang dunia yang takkan habis dimengerti
Bumi menggetarkan nyali dalam palung-paluing dalam
Aku hanya punya beberapa piringan hitam luat pribadiku
Yang didalamnya ada kamu, dan kamu lagi
Samudera kata terbelit musik dan di udara kenangan
Didalamnya aku bisa berenang selama ikan
Bumi adalah sebuah kumparan besar
Menlingkarkan makhluk dalam kefanaannya
Melingkarkan kau dan aku
selamanya

Sesaat Lagi


Sesaat lagi aku akan mengetahui perbedaan yang halus
Antara bergandengan tangan dengan merantai jiwa
            Sesaat lagi aku akan mengetahui
bahwa ciuman bukanlah kontak dan hadiah bukanlah janji
sesaat lagi aku akan mulai menyadari
bahwa cinta bukanlah sandaran dan teman bukan berarti rasa aman
            Sesaat lagi aku akan mulai belajar  membangun jalanku sendiri
            Karena esok terlalu tak pasti untuk rencana
Dan aku akan mulai menyadari bahwa matahari bisa membakar
Jikalau aku menerima terlalu banyak
            Untuk itu aku Tanami dan hiasi hatiku sendiri
            Daripada menunggu seseorang memberiku bunga
Tunjukkan pada semua
Bahwa aku benar-benar kuat
Bahwa aku benar-benar bissa memikul beban
Dan bahwa aku benar-benar berharga